Kecewa ini bisukanku
Sedih ini bekukan kataku
Dustamu kembali hadirkan luka
Maaf mudah saja mengalir
Tapi sakit ini kan tinggal selamanya
Tak sekali…
Namun dua kali
Haruskah ada kesempatan lagi?
Sampai kapan?
Sampai aku mati hati?
Kecewa ini bisukanku
Sedih ini bekukan kataku
Dustamu kembali hadirkan luka
Maaf mudah saja mengalir
Tapi sakit ini kan tinggal selamanya
Tak sekali…
Namun dua kali
Haruskah ada kesempatan lagi?
Sampai kapan?
Sampai aku mati hati?
Tak cukupkah sekali kau hujamkan belati dusta ke hatiku?
Luka itu belum lagi sirna
Bayang-bayang kelam itu masih lagi membungkus kenanganku tentangmu
Cintakah kau sebut itu?
Mengapa sakit rasanya?
Bisu dalam dekap galau
Lekat tatap penuh risau
Gelitik rasa ini menganggu
Lagu sambil lalu?
semburat pilu?
aku tak tau…
***
Ucap tertelan isak
perih mendesak
sesak…
***
Bulir bening meniris
basahi hati teriris
sang gadispun menangis
Picture is taken from here